Kisah Aida Saskia Zainuddin MZ

Aida Saskia (25) sekitar sembilan tahun silam, sempat mencuat di belantika musik dangdut lewat lagu Ayam Jago. Waktu itu masih duduk di bangku Sekolah Menengah Umum (SMU), namun popularitasnya sudah di atas angin.

Tiba-tiba namanya raib begitu saja, seperti ditelan hingar bingar dunia hiburan. Perkenalannya dengan seorang dai besar, Zainuddin MZ membawa perubahan yang tidak pernah terbayangkan.

“Aku ketemu sewaktu mengisi acara nyanyi di puncak yang diselenggarakan sebuah organisasi. Waktu itu teman aku bilang bahwa Zainuddin MZ akan datang. Tapi aku tidak percaya, sebab dia itu kan dai besar, tidak mungkinlah datang ke acara dangdutan seperti itu. Tapi ternyata bener dia datang,” ungkap Aida Saskia di Tebet Jakarta, Senin (4/10) malam, mengawali cerita pertemuan dengan dai sejuta umat itu.

Sejak saat itu Aida Saskia mengaku mendapat angin dapat berjumpa dai terkenal itu. Saat selesai mengisi sebuah acara, dirinya punya kesempatan makan bersama. Apalagi saat itu gadis kelahiran Bogor, Jawa Barat itu belum sempat makan siang, karena pulang sekolah langsung berangkat ke lokasi.

“Jadi pas acara selesai nyanyi, telah disiapkan ruang untuk makan-makan. Di situ saya makan, pak dai juga makan, dia mulai mendekat tanya-tanya, sampai dia minta nomor telepon dengan alasan dia mau mengundang aku nyanyi. Karena alasan bisnis aku kasih nomor telepon,” ungkapnya menambahkan.

Beberapa hari dari acara itu, lanjut Aida Saskia, tiba-tiba sang ustad menelepon yang sama sekali tidak disangka. Saat itu orang tua Aida juga sempat menanyakan siapa yang meneleponnya, namun begitu dikasih tahu kalau Zainuddin MZ yang ingin bersilaturahmi, sang ayah langsung mengizinkan.

“Padahal selama itu papaku tidak pernah mengizinkan cowok datang main ke rumah, mungkin karena dia, kyai kondang, jadi sebuah kebanggaan juga buat papaku bisa kedatangan orang sebesar dia,” tegasnya.

Pada akhirnya Aida Saskia menjalin hubungan dengan Zainuddin MZ, dan kabarkan nikah secara siri di usia yang sangat belia. Bahkan untuk pernikahan itu Zainuddin rela menceraikan dua istri sebelumnya, Siti Khairunisa dan Hajah Rostiati demi mendapatkan gadis yang saat masih berusia 17 tahun.

Cerita ini sebenarnya bukan cerita baru, karena sempat tersiar heboh di beberapa media infotainment. Tapi hanya sekedar menjadi gosip belaka dan hilang seiring waktu. Sementara Aida Saskia yakin bahwa dirinya adalah korban.

“Aku cuman tidak ingin ada Aida-Aida yang lain jadi korban, apalagi sekarang ini nama dia sedang naik lagi, aku tidak ingin apa yang aku alami menimpa orang lain,” tegasnya

search terms tagging

Artikel Lainnya

    5 Comments

    1. suryani says:

      syang banget seorang kyai besar melakukan hal yang sangat tidak mendidik
      jangan sampai berita itu benar sya adalah slah stu penggemar pak kyai
      sgat menyayang kan

      dan mudah” han berita itu bohong

    2. Agusrianto Al Absaf says:

      ” meskipun kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.., tapi untuk menanggapi berita tentang pak KH Zainuddin MZ yg disiarkan infotainment akhir-akhir ini.., bagi aku rasanya cukup mengecewakan karena berita itu menyangkut reputasi seorang ulama besar seperti pak KH Zainuddin MZ.., terlintas dipikiran aku, aku saja seorang manusia biasa ulama bukan.., santri bukan.., ndak berani melakukan perbuatan sebejat itu.., apa lagi dia seorang Zainuddin MZ..,
      meskipun demikian wallahu ‘alambishawab..,?????????

    3. AMir Mahmud says:

      menarik mengikuti berita tentang KH zainudin MZ, disaat pamornya mulai naik dengan mengisi sebuah acara religi di stasiun tv, kini tersandung maslah asusila, menjadi pertanyaan, apakah ada kepentingan dibalik tuduhan ini, hanya dengan sikap bijak kita bisa menjawabnya. salam sukses bro…

    4. KH zainudin MZ adalah manusia biasa seperti kita yang rentang dan rawan jatuh dalam dosa, waktu itu si Aida saskia masih remaja dan sedang tumbuh berkembang, sedangkan sang dai ibarat celebriti papan atas. Menurut saya masing-masing harus bertobat nasuha dan musyawarah keluarga sebaiknya dibangun dan sebaiknya mereka menikah baik-baik dengan dasar cinta tanpa syarat yang bahasa yunaninya Agape sedangkan hubungan mereka dahulu eros atau nafsu, aib ini produknya setan. jadi saran saya masing-masing menutup aib rapat-rapat dan berdamailah karena Alloh bukan karena syarat-syarat yang diajukan secara duniawi sebab kejadian tersebut tentu ada hikmah hidayah dan inayah. Yang berhak menghakimi hanya Alloh, kita sebagai manusia wajib mendoakan agar mereka baik-baik saja.

    Leave a Reply